WikiRempah Betawi, Fondasi Kepemimpinan Dari Batavia Menuju Moloku Kie Raha

Translate this post

Jakarta selalu menjadi kota pertemuan sejak masa Sunda Kelapa hingga Batavia, kota ini menjadi pelabuhan yang mempertemukan berbagai budaya dari seluruh Nusantara. 

Bersama Hzu Hzu, Affandy Murad, Bangrapip, Kume Gucci, dan Li Ersha, Komunitas Wikimedia Jakarta mengawali rangkaian agenda WikiRempah yang diinisiasi oleh Ana Ainina, Supardi Sahabu, dan Sofi Solihah. 

Oceanmuse | CC-BY SA 4.0

WikiRempah merupakan inisiatif yang didukung pendanaannya oleh Rapid Funds Wikimedia Foundation dan dilaksanakan bersama komunitas-komunitas yang dibina oleh Wikimedia Indonesia.

Hadir melalui kolaborasi dengan komunitas lokal di berbagai daerah, inisiatif ini terbagi ke dalam sejumlah agenda, yakni dokumentasi lapangan, pengembangan artikel, entri, serta rekaman dialek lokal agar dapat dimanfaatkan secara terbuka melalui proyek-proyek Wikimedia.

Jauh dari Maluku, Tapi Rasa Itu Tetap Bisa Ditemukan di Jakarta

Hadirnya resto Maluku di Jakarta membuat kami merasa terbantu, dalam memperkenalkan kekayaan rempah Maluku kepada lebih banyak orang tanpa batas wilayah.

Di balik setiap hidangan yang tersaji, tersimpan jejak perjalanan rempah yang telah menghubungkan Maluku dengan berbagai penjuru dunia. Dari Batavia, jejaknya terdokumentasi melalui berbagai ekspedisi ke Indonesia Timur sejak abad ke-16.

Ekspedisi itu berakar di Moloku Kie Raha yang berarti Maluku Empat Gunung, sebutan bagi empat kesultanan yang membentuk perjalanan rempah di Ternate, Tidore, Jailolo, dan Bacan.

Cara Menikmati Papeda, Makanan Khas Maluku-Papua | Affandy Murad, CC-BY-SA-4.0

Dari sinilah cengkih dan pala menghubungkan Nusantara dengan Asia, Timur Tengah, Eropa, hingga membentuk hubungan politik, ekonomi, dan budaya yang melampaui batas pulau.

Para kontributor mulai menyusun artikel Wikipedia Betawi tentang bangunan bersejarah di Indonesia Timur, mendokumentasikan kosakata yang berkaitan dengan rempah di Wikikamus Betawi, dan menuliskan resep kuliner khas Kepulauan di Wikibuku Betawi.

Membangun Kepempimpinan Dari Kepercayaan Bersama

Salah satu hal yang saya apresiasi adalah delegasi kepercayaan dari pemimpin proyek, Ana Ainina. Saya diberi ruang untuk berkreasi, mengembangkan gagasan, dan didukung penuh sehingga pelaksanaan kopdar melampaui target awal.

Ruang tersebut memberi saya kesempatan untuk melihat dari kacamata helikopter, persiapan ekspedisi merupakan ruang bertumbuh untuk memastikan seluruh upaya sejalan dengan tujuan utama WikiRempah.

Setelah fondasi tersebut dibangun, tanggung jawab penyelenggaraan kopdar didelegasikan kepada narahubung kegiatan yang kemudian mengoordinasikan peserta, lokasi, hingga pelaksanaan di lapangan.

Pembagian peran tersebut menunjukkan kekompakan Komunitas Wikimedia Jakarta tidak bertumpu pada satu orang. Setiap anggota dipercaya untuk mengambil tanggung jawab sesuai perannya. 

Ada yang mengurus koordinasi peserta, ada yang menyiapkan materi, ada yang mendokumentasikan kegiatan, sementara yang lain mulai menyusun daftar artikel dan bahan dokumentasi yang dikerjakan. Delegasi tugas menjadi ruang bagi setiap kontributor untuk memastikan seluruh proses tetap berjalan.

Ada satu hal yang langsung terasa dari proses persiapan di Jakarta: geraknya cepat. Kurang dari sehari, peserta telah terkumpul, komitmen bersama terbentuk, lokasi dan waktu pelaksanaan berhasil disepakati. 

Kekompakan ini menjadi modal penting, di saat kontributor lain berada di wilayah Maluku, komunitas di Jakarta mendukung secara nyata melalui pengolahan dokumentasi, penyuntingan artikel, hingga publikasi kegiatan.

Dari hal tersebut bisa dilihat, perjalanan tidak dimulai saat pesawat lepas landas menuju Ternate, tetapi sejak tim memulai bekerja bersama, Jakarta sebagai titik awal pergerakan komunitas.

Dengan cara inilah setiap anggota, Tim WikiRempah dan Komunitas Wikimedia Jakarta menjadi bagian dari satu misi yang sama, yakni membangun pengetahuan terbuka tentang warisan budaya Indonesia Timur melalui kolaborasi komunitas.

Can you help us translate this article?

In order for this article to reach as many people as possible we would like your help. Can you translate this article to get the message out?